Semarak Kibaran Bendera Tauhid Sambut Tahun Baru 1441 Hijriah di Berbagai Kota

Mediaumat.news – Kibaran bendera tauhid sambut Tahun Baru 1 Muharram 1441 Hijriah semarak di berbagai kota di Indonesia, Ahad (1/9/2019).

Di Jakarta, misalnya. Sejumlah kendaraan umum (angkutan kota) menghiasi kap mobilnya dengan bendera tauhid. Dari jendela tampak sejumlah wanita mengibarkan liwa (bendera tauhid putih) dan rayah (panji tauhid hitam). Sedangkan massa laki-laki konvoi menggunakan sepeda motor di jalan-jalan protokol, juga sembari kibarkan liwa dan rayah.

Di Bandung, titik akhir konvoi dipusatkan di depan Gedung Sate. Sembari mengibarkan liwa rayah ribuan massa dengan khusyuk mendengarkan orasi para orator. Tampak juga sejumlah massa mengacungkan berbagai macam poster, di antaranya bertuliskan “Islam Harga Mati”.

Di Pontianak, ribuan pegawai pemerintahan, siswa sekolah dan mahasiswa, organisasi masa, majelis taklim, kelompok-kelompok pengajian berkumpul di depan Kantor Wali Kota. Pawai dimeriahkan dengan berbagai macam aksesoris. Mulai dari mobil hias, pakaian adat melayu, kelompok marching band, pencak silat, dan berbagai rupa-rupa pemandangan lainnya.

Di Surakarta, acara yang diselenggarakan DSKS, DDII, MMI, FPI, Muhamadiyah, dan berbagai elemen umat Islam lain ini, dimulai dengan long march dari Kota Barat sampai Ngarsopuro. Banyaknya peserta hingga saat ujungnya sampai ke panggung acara di Ngarsopuro, pangkalnya masih berada di Kota Barat tanpa terputus.

Acara tersebut juga diwarnai dengan pengibaran bendera tauhid panjang tanpa terputus. Menurut Edi Lukito selaku koordinator lapangan (Korlap) aksi, panjang bendera mencapai 3,7 kilometer. Selain itu secara bergiliran dan bersambutan peserta aksi juga membentangkan bendera tauhid raksasa 9 x 6 meter.

Di barisan terdepan terlihat Ustadz Felix Siauw. Aksi dilanjutkan dengan orasi di panggung utama. Dalam orasinya Ustadz Felix Siauw menyampaikan pesan-pesan ukhuwah yang dilandasi kalimat tauhid. Menurutnya hanya iblis yang tidak suka persatuan umat Islam.

Aksi serupa tampak pula di puluhan kota besar bahkan kota kecil di Indonesia. Massa yang berasal dari berbagai elemen umat Islam itu membawa simbol yang sama yakni bendera tauhid, benderanya kaum Muslimin sedunia. Allahu Akbar![]  Joko Prasetyo

Telah terbit MU Edisi 219