multaqo ulama di ulin nuha sidoarjo

Multaqo Ulama Aswaja Ponpes Ulin Nuha Sidoarjo : Kriminalisasi Ulama, Bukti Rezim Anti Islam

Rabu, 10 April 2019, bertempat di Ponpes Ulin Nuha Sidoarjo, berkumpul Ulama & Tokoh Masyarakat dalam Mutaqo Ulama Aswaja.

Dalam sambutannya Kyai Imam Mardhoyo, Pengasuh Ponpes Ulin Nuha menyampaikan bahwa “Khilafah adalah warisan Rasulullah SAW yang wajib dijaga oleh para Ulama.

Namun, orang yang menyuarakan Khilafah banyak dikriminalisasi, seperti yang dialami Kyai Heru Ilyasa, salah seorang ulama Mojokerto. Hal ini membuktikan bahwa rezim sekarang anti Islam”.

Selanjutnya, disampaikan taushiyah oleh Ulama dan Tokoh. Ust Subowo dari MT. Baitul Faizin menyampaikan bahwa “Kesempurnaan Syariat Islam hanya akan terjaga pelaksanaannya di bawah naungan Khilafah”.

Selanjutnya KH. Ahyani Ibnu Umar, MPd. pengasuh Ponpes Baitul Mubarok Sidoarjo menyampaikan bahwa “kepastian datangnya Al Mahdi, dibangkitkannya Nabi Isa AS adalah dalil pasti tegaknya Khilafah Ala Minhajin Nubuwah”.

KH. Drs. M. Taufik, Tokoh Masyarakat Taman, menyampaikan bahwa “tidak akan terjadi kiamat, sebelum tegak kembali Khilafah Ala Minhajin Nubuwah”.

Pada sesi yang lain KH. Drs. Muhajir, Pengasuh Kajian Tafsir Al Ibriz PP Ulin Nuha menegaskan bahwa “Dakwah dalam rangka menegakkan kembali syariah dan khilafah adalah puncaknya kebajikan. Semoga Allah mengijinkan kita memiliki peran dalam mewujudkannya”.

Sementara itu Ust. Wibowo Purnomo dari Kajian Taklim Muta’lim Sukodono berwasiat agar jangan jadikan hidup yang sangat sebentar ini untuk menantang Allah SWT dengan memusuhi Khilafah.

Multaqo ditutup dengan pembacaan “Pernyataan Ulama” oleh Kyai Abu Faiz dari Dewan Kyai PP. Mambaul Hafidzin Sidoarjo. Pernyataan Ulama yang beliau bacakan adalah pernyataan Ulama Aswaja yang sebelumnya telah dibacakan pada Multaqo Ulama di Madura.[]