Kemenangan Umat Islam Akan Diikuti Dengan Berdirinya Khilafah

 Kemenangan Umat Islam Akan Diikuti Dengan Berdirinya Khilafah

 

قَاتِلُوْهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللّٰهُ بِاَيْدِيْكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُوْرَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِيْنَۙ

“ Perangilah mereka! Niscaya Allah akan mengazab mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu, menghinakan mereka, dan memenangkan kamu atas mereka, serta melegakan hati kaum mukmin” (TQS 9 : 14)

Suatu tamparan diberikan oleh enam tahanan yang membebaskan diri dari penjara Gilboa; tamparan kuat ini mengungkap entitas Yahudi dan sistem keamanannya yang rapuh yang membuat seluruh umat Islam bahagia. Kegembiraan yang luar biasa memasuki hati setiap Muslim atas kekalahan orang-orang Yahudi di tangan enam Mujahidin. Mereka memuji horoisme, tekad, kegigihan dan kesabaran para mujahidin yang heroik ini. Sesaat sebelumnya, umat Islam senang dengan kekalahan Amerika di tangan Taliban. Setelah dua puluh tahun, Amerika gagal secara militer melawan Taliban, dan kesabaran dan ketabahan orang-orang Mujahid Afghanistan dan penolakan mereka untuk tunduk pada pendudukan Amerika membuktikan bahwa umat Islam sebagaimana yang dijelaskan oleh Nabi (Saw):

«مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّ

”Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh, bila ada salah satu anggota tubuh mengaduh kesakitan, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR Bukhari dan Muslim).

Tetapi karena media Arab tidak ingin umat Islam menjadi seperti yang digambarkan oleh Nabi Umat (Saw) sebagai satu tubuh, semua jenis situs berita berfokus pada masalah tahanan Palestina. Secara keseluruhan, ini menggambarkan penjara-penjara, tingkat kekuatan di dalam dan di sekitar penjara itu, dan kondisi psikologis, fisik dan kesehatan para tahanan Palestina.

Di sini kami bertanya: Siapa yang akan menyelamatkan para tahanan ini? Ribuan narapidana, banyak dari mereka dijatuhi hukuman seumur hidup, dan Sebagian dari mereka menderita penyakit yang tidak dapat disembuhkan, termasuk anak-anak, siapa yang akan membebaskan mereka? Dan mereka bukan satu-satunya yang menderita karena penindasan oleh sipir penjara, karena tanah Palestina yang diberkati telah diduduki, dan rakyatnya, sejak zaman Khilafah Utsmaniyah telah dihancurkan dan orang-orang Yahudi yang masuk dari semua penjuru bumi dan menduduki tanah itu. Mereka telah tinggal di sebuah penjara besar, menderita dan terbelenggu seperti tahanan yang dipenjarakan di penjara yang sempit; ketidakadilan, penindasan, kemiskinan, perampasan tanah, pembongkaran rumah, dan serangan terhadap tempat suci dan masjid, terutama adalah penyerangan demi penyerangan terhadap Masjid Al-Aqsha.

Semua orang Palestina merindukan kebebasan, dan mendambakan untuk membebaskan diri dari entitas Yahudi. Selama beberapa dekade pendudukan, orang-orang Palestina telah tegar dan dipersenjatai dengan senjata iman Islam, kokoh sebagaimana kokohnya pegunungan, dan yakin akan kemenangan Allah pasti akan datang. Allah SWT berfirman:

وَكَانَ حَقًّاۖ عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ

“Merupakan tanggung jawab Kami menolong orang-orang mukmin” (TQS 30:47)

Tetapi ketabahan ini, untuk menjadi istiqomah, membutuhkan kekuatan senjata untuk meningkatkan kekuatan dan keteguhannya, dan dengan demikian bisa membebaskannya. Siapakah yang mampu membebaskannya dari cengkeraman kaum Yahudi? Dan siapa yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk membebaskan para tawanan dan membebaskan Masjid?
Palestina berada di bawah pendudukan Tentara Salib selama hampir seratus tahun, dan pembebasannya berada di tangan pemimpin heroik Salahudin al-Ayyubi ketika dia memimpin tentara Islam dan negara itu dibebaskan.

Pembebasan ada di tangan tentara Islam, saat dipimpin oleh Khalifah umat Islam, yang mengibarkan panji jihad dan membebaskan tidak hanya Palestina, tetapi semua negara Muslim yang menderita di bawah penindasan kaum Kafir dan musyrik , yang menerapkan peraturan, hukum, dan undang-undang buatan mereka yang bertentangan dan tidak sesuai dengan hukum Islam.

Oleh karena itu, umat Islam harus mengerahkan segala upaya dan ketulusan mereka jika mereka mencintai Allah SWT dan Rasul-Nya (Saw) dan bekerja dengan orang-orang yang tulus untuk melanjutkan kehidupan Islam dengan mendirikan Negara Khilafah Rashidah yang berjalan di atas metode kenabian. Hanya dengan cara itu, pembebasan yang sesungguhnya akan terjadi, dan kemudian akan menjadi sukacita kemenangan yang besar, pembebasan yang mengembalikan kehormatan dan martabat umat Islam, sehingga umat Islam dapat berjalan di negaranya dengan aman dan tenteram, tidak dikejar-kejar atau perlu bersembunyi, takut akan pengkhianatan orang-orang yang menjual negara dan menjadi para pelayan. Tidak ada “koordinasi keamanan” atau mata-mata! Dan jika mereka ditemukan, Khalifah umat Islam akan menghentikan setiap pengkhianat dan kaki tangannya.

Wahai Muslim! Berikan dukungan Anda kepada Allah dan Allah akan membantu Anda dan membuat pijakan Anda teguh, bersamalah dengan Allah dan Dia akan bersamamu.

Wahai tentara Muslim! Bukankah engkau adalah Muslim yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Saw)?! Apakah hatimu tidak rindu untuk sholat di Masjid Al-Aqsha?! Orang-orang Palestina menangis untuk Anda, tidakkah Anda ingin menanggapinya, membantu dan mendukung mereka?!

Siapa yang dimiliki umat Islam selain Allah SWT dan kemudian Anda, yang percaya pada Agama Islam, dan Anda memiliki kekuatan senjata dan peralatan yang memenuhi barak-barak Anda; apakah tidak ada pria yang berpikir rasional di antara engkau ?!

Wahai Muslim, wahai tentara! Sambutlah Allah ketika Dia memanggilmu, sebagaimana Allah SWT Ta’ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَجِيْبُوْا لِلّٰهِ وَلِلرَّسُوْلِ اِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيْكُمْۚ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ يَحُوْلُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهٖ وَاَنَّهٗٓ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ

“ Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan Rasul (Nabi Muhammad) apabila dia menyerumu pada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu! Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dengan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.”(TQS 8:24)

Ditulis untuk Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir oleh Um Asim Ataweel – Tanah yang Diberkahi (Palestina)

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *