kristen ortodok suriah

Benarkah Sama Aqidah Islam Sunni dengan Kristen Ortodoks Syiria?

Oleh: Abu Deedat Syihab, MH, Wakil Ketua KDK-MUI Pusat

Buku “Menuju Dialog Teologis Kristen – Islam“ karya Bambang Noorsena, KH Said Aqiel Siradj ,MA. Menyebutkan sebagai berikut :

Di halaman 164, “Agama yang membawa misi tauhid adalah Yahudi, Kristen dan Islam. Ketiga agama tersebut datang dari Tuhan melalui seorang rasul dan nabi pilihan. Agama Yahudi diturunkan melalui Musa, agama Nasrani diturunkan melalui Isa (Yesus) dan agama Islam melalui Muhammad.” Singkatnya, ”Ketiga agama tersebut sama-sama memiliki komitmen untuk menegakkan kalimah tauhid” .

Di halaman 165, “Dari ketiga macam tauhid, Kanisah Ortodoks Syiria tidak memiliki perbedaan yang berarti dengan Islam. Secara al- rububiyyah, KOS jelas mengakui Allah adalah Tuhan sekalian alam yang wajib disembah. Secara aluluhiyyah, ia juga telah mengikrarkan Laa Ilaaha ilallah : “ Tiada tuhan ( ilah ) selain Allah”, sebagai ungkapan ketauhidannya. Sementara dari sisi tauhid sifat dan asma Allah secara substansial tidak jauh berbeda. Hanya ada perbedaan sedikit.

Di halaman 166 disebutkan: “Walhasil, keyakinan Kristen Ortodoks Syiria dengan Islam (sunni), walaupun berbeda dalam peribadatan (syari’ah), pada hakikatnya memiliki persamaan yang sangat substansial dalam bidang tauhid.”

Sama-sama Menegakkan Tauhid ?

Jelas ngawur karena orang Yahudi menganggap Allah punya anak yaitu nabi Uzer, begitu pula kristiani menuduh Allah punya anak yaitu Isa almasih, dan Allah melaknat mereka ( QS, 9 :30 ). Kaum Kristen menganut konsep Tuhan trinitas atau tritunggal (bapa, putra dan roh kudus). Al Quran meluruskan terhadap doktrin kristen trinitas/tritunggal . Lihat QS. 5 : 72 dinyatakan telah kafir bagi orang yang menuduh Allah itu Isa almasih. Dan dinyatakan telah kafir orang yang Tuhan trinitas (QS. 5:73). Kristen tidak mengajarkan tauhid melainkan trinitas.

Benarkah KOS (Kristen ortodoks Syiria) mengakui Allah adalah Tuhan sekalian alam yang wajib disembah ?

Tidak benar, karena mereka mempertuhankan Isa almasih yang dianggap Tuhan (rabb) yang wajib disembah ( Lihat Kanun al Iman = syahadat Kristen Ortodoks Syiria ).

Benarkah KOS (kristen Ortodoks Syiria) mengikrarkan Laa Ilaaha ilallah: “Tiada tuhan (ilah) selain Allah”, sebagai ungkapan ketauhidannya ?

Untuk meluruskan dan menjawab kekeliruan ini, penulis tampilkan Kanun la Iman (Syahadat Kristen Ortodoks Syiria), di halaman 167-169 “… menyatakan satu satunya Tuhan (Rabb), yaitu Isa almasih putra Allah yang Tunggal. Dan kami percaya ruh kudus yang menjadi Tuhan (Rabb) bersama bapa ( Allah). Dan Maryam sebagai “ Walidatul illah” yang telah menjadi manusia.

Berdasarkan kanun al Iman KOS “menyatakan satu-satunya Tuhan (Rabb) adalah Isa almasih, sedangkan kaum Muslim Rabb-nya adalah Allah. Dan yang mempertuhankan Isa adalah kafir dan haram masuk surga karena tempat di neraka. lihat QS. 5 : 72-73 dan QS9 : 30, 98: 6.

Maka Kristen Ortodoks Syiria dengan agama Islam tidak ada persamaan di bidang tauhid, melainkan perbedaan fundamental.[]

Sumber: Tabloid Mediaumat Edisi 156